Warning: is_dir(): open_basedir restriction in effect. File(/www/wwwroot/lsp-mpsdm.com/wp-content/plugins/wpdiscuz/themes/default) is not within the allowed path(s): (/home/lspmpsdm/:/tmp/:/usr/share/pear/:/home/kloxo/client/lspmpsdm/session/:/home/kloxo/httpd/script/:/home/kloxo/httpd/disable/:) in /home/lspmpsdm/lsp-mpsdm.com/wp-content/plugins/wpdiscuz/forms/wpdFormAttr/Form.php on line 157
Merumuskan Proses Bisnis Serta Tugas Dan Fungsi Dalam Organisasi - LSP MPSDM
Back
sertifikasi sdm

Merumuskan Proses Bisnis serta Tugas dan Fungsi dalam Organisasi

Unit kompetensi “Merumuskan Proses Bisnis serta Tugas dan Fungsi dalam Organisasi”

Merupakan kemampuan untuk mengidentifikasi, menggambarkan, dan merumuskan proses bisnis, tugas, dan fungsi yang ada dalam suatu organisasi. Ini adalah langkah kunci dalam Manajemen Proses Bisnis (Business Process Management) dan Manajemen Organisasi yang efektif.

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang unit kompetensi ini:

  1. Identifikasi Proses Bisnis: Ini melibatkan kemampuan untuk mengidentifikasi proses-proses bisnis yang ada dalam organisasi. Proses bisnis adalah serangkaian aktivitas yang mengubah input menjadi output dengan tujuan mencapai tujuan bisnis tertentu.
  2. Deskripsi Proses Bisnis: Setelah mengidentifikasi proses-proses tersebut, langkah selanjutnya adalah menggambarkan proses bisnis secara rinci. Ini termasuk dalam menggambarkan langkah-langkah, pemangku kepentingan yang terlibat, aliran informasi, aliran kerja, dan sumber daya yang digunakan.
  3. Analisis Tugas dan Fungsi: Selain proses bisnis, unit kompetensi ini juga melibatkan analisis tugas dan fungsi yang ada dalam organisasi. Ini mencakup penentuan tugas yang harus dilakukan oleh individu atau departemen tertentu dalam konteks proses bisnis.
  4. Pemetaan Interaksi: Penting untuk memahami bagaimana tugas dan fungsi berinteraksi di dalam proses bisnis. Ini membantu dalam mengidentifikasi keterkaitan antara berbagai elemen organisasi.
  5. Pengembangan Dokumentasi: Merumuskan proses bisnis, tugas, dan fungsi seringkali melibatkan pengembangan dokumentasi formal, seperti bagan alur proses, deskripsi tugas, dan struktur organisasi. Dokumentasi ini menjadi panduan bagi anggota organisasi dalam menjalankan tugas dan proses.
  6. Peningkatan Efisiensi dan Efektivitas: Melalui pemahaman yang mendalam tentang proses bisnis, tugas, dan fungsi, organisasi dapat mengidentifikasi area-area di mana perbaikan dapat dilakukan. Ini dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional dan pencapaian tujuan organisasi.
  7. Manajemen Perubahan: Ketika organisasi mengalami perubahan, pemahaman yang baik tentang proses bisnis, tugas, dan fungsi dapat membantu dalam merumuskan dan mengelola perubahan dengan lebih lancar.

Kriteria Unjuk Kerja

Untuk menunjukkan bahwa seseorang telah kompeten dalam unit kompetensi ini, ia harus dapat memenuhi kriteria unjuk kerja berikut:

  • 1. Menganalisis proses bisnis

  • Dapat mengidentifikasi tujuan, input, output, dan aktivitas-aktivitas yang terlibat dalam proses bisnis.

  • Dapat mengidentifikasi hambatan-hambatan yang ada dalam proses bisnis.

  • 2. Mengidentifikasi tugas dan fungsi

  • Dapat mengidentifikasi tugas dan fungsi yang diperlukan untuk menjalankan proses bisnis.

  • Dapat mengidentifikasi keterkaitan antara tugas dan fungsi.

  • 3. Menyusun model proses bisnis

  • Dapat menyusun model proses bisnis yang efektif dan efisien.

  • Dapat menggunakan notasi yang standar dan mudah dipahami.

  • 4. Mendokumentasikan model proses bisnis

  • Dapat mendokumentasikan model proses bisnis dengan jelas dan lengkap.

Materi Pokok

Materi pokok yang berkaitan dengan unit kompetensi ini meliputi:

  • Pengertian proses bisnis
  • Jenis-jenis proses bisnis
  • Elemen-elemen proses bisnis
  • Analisis proses bisnis
  • Identifikasi tugas dan fungsi
  • Penyusunan model proses bisnis
  • Dokumentasi model proses bisnis

Aplikasi

Unit kompetensi ini dapat diterapkan dalam berbagai bidang, seperti:

  • Manajemen bisnis
  • Manajemen operasi
  • Manajemen sistem informasi
  • Manajemen risiko
  • Manajemen mutu

Aspek Kritis

Aspek kritis dalam unit kompetensi ini adalah kemampuan untuk mengidentifikasi tugas dan fungsi yang diperlukan untuk menjalankan proses bisnis. Hal ini penting untuk memastikan bahwa proses bisnis berjalan efektif dan efisien.

Unit kompetensi ini memiliki dampak yang signifikan dalam manajemen bisnis dan organisasi. Dengan merumuskan proses bisnis dan tugas-fungsi dengan baik, organisasi dapat lebih efisien, adaptif, dan fokus pada pencapaian tujuan mereka. Itu juga membantu dalam pemantauan dan evaluasi kinerja organisasi serta pengembangan rencana perbaikan yang lebih baik.

Unit kompetensi Merumuskan Proses Bisnis serta Tugas dan Fungsi dalam Organisasi merupakan salah satu unit kompetensi yang disyaratkan dalam sertifikasi SDM bidang Manajemen Proses Bisnis. Unit kompetensi ini menguji kemampuan seseorang untuk merumuskan proses bisnis dan tugas serta fungsi dalam organisasi.

Definisi

Merumuskan Proses Bisnis serta Tugas dan Fungsi dalam Organisasi adalah kemampuan untuk melakukan analisis terhadap proses bisnis yang ada dalam organisasi, mengidentifikasi tugas dan fungsi yang diperlukan, serta menyusunnya ke dalam sebuah model proses bisnis yang efektif dan efisien.

Elemen Kompetensi

Unit kompetensi ini terdiri dari 4 elemen kompetensi, yaitu:

  • 1. Menganalisis proses bisnis

Elemen kompetensi ini menguji kemampuan seseorang untuk memahami proses bisnis yang ada dalam organisasi, termasuk tujuan, input, output, dan aktivitas-aktivitas yang terlibat.

  • 2. Mengidentifikasi tugas dan fungsi

Elemen kompetensi ini menguji kemampuan seseorang untuk mengidentifikasi tugas dan fungsi yang diperlukan untuk menjalankan proses bisnis.

  • 3. Menyusun model proses bisnis

Elemen kompetensi ini menguji kemampuan seseorang untuk menyusun model proses bisnis yang efektif dan efisien, termasuk mengidentifikasi aliran informasi, aliran material, dan aliran keputusan.

  • 4. Mendokumentasikan model proses bisnis

Elemen kompetensi ini menguji kemampuan seseorang untuk mendokumentasikan model proses bisnis, termasuk menggunakan notasi yang standar dan mudah dipahami.

Kriteria Unjuk Kerja

Untuk menunjukkan bahwa seseorang telah kompeten dalam unit kompetensi ini, ia harus dapat memenuhi kriteria unjuk kerja berikut:

  • 1. Menganalisis proses bisnis

  • Dapat mengidentifikasi tujuan, input, output, dan aktivitas-aktivitas yang terlibat dalam proses bisnis.

  • Dapat mengidentifikasi hambatan-hambatan yang ada dalam proses bisnis.

  • 2. Mengidentifikasi tugas dan fungsi

  • Dapat mengidentifikasi tugas dan fungsi yang diperlukan untuk menjalankan proses bisnis.

  • Dapat mengidentifikasi keterkaitan antara tugas dan fungsi.

  • 3. Menyusun model proses bisnis

  • Dapat menyusun model proses bisnis yang efektif dan efisien.

  • Dapat menggunakan notasi yang standar dan mudah dipahami.

  • 4. Mendokumentasikan model proses bisnis

  • Dapat mendokumentasikan model proses bisnis dengan jelas dan lengkap.

Materi Pokok

Materi pokok yang berkaitan dengan unit kompetensi ini meliputi:

  • Pengertian proses bisnis
  • Jenis-jenis proses bisnis
  • Elemen-elemen proses bisnis
  • Analisis proses bisnis
  • Identifikasi tugas dan fungsi
  • Penyusunan model proses bisnis
  • Dokumentasi model proses bisnis

Aplikasi

Unit kompetensi ini dapat diterapkan dalam berbagai bidang, seperti:

  • Manajemen bisnis
  • Manajemen operasi
  • Manajemen sistem informasi
  • Manajemen risiko
  • Manajemen mutu

Aspek Kritis

Aspek kritis dalam unit kompetensi ini adalah kemampuan untuk mengidentifikasi tugas dan fungsi yang diperlukan untuk menjalankan proses bisnis. Hal ini penting untuk memastikan bahwa proses bisnis berjalan efektif dan efisien.

Penilaian

Penilaian unit kompetensi ini dapat dilakukan dengan cara:

  • Ujian tertulis
  • Demonstrasi
  • Portofolio

Kesimpulan

Unit kompetensi Merumuskan Proses Bisnis serta Tugas dan Fungsi dalam Organisasi merupakan unit kompetensi yang penting untuk dikuasai oleh seseorang yang bekerja di bidang Manajemen Proses Bisnis. Unit kompetensi ini memberikan kemampuan kepada seseorang untuk memahami proses bisnis yang ada dalam organisasi, mengidentifikasi tugas dan fungsi yang diperlukan, serta menyusunnya ke dalam sebuah model proses bisnis yang efektif dan efisien.

Relevansi dengan  SDM (Sumber Daya Manusia)

Unit kompetensi ini relevan dengan sertifikasi SDM karena memiliki keterkaitan dengan bidang-bidang berikut:

  • Manajemen SDM
  • Perencanaan SDM
  • Rekrutmen dan seleksi
  • Pelatihan dan pengembangan
  • Manajemen kinerja

Unit kompetensi ini penting untuk dikuasai oleh seseorang yang bekerja di bidang SDM karena dapat membantunya dalam:

  • Melakukan analisis proses bisnis dalam organisasi
  • Mengidentifikasi tugas dan fungsi yang diperlukan untuk menjalankan proses bisnis
  • Menyusun model proses bisnis yang efektif dan efisien
  • Melakukan perbaikan proses bisnis

Dengan menguasai unit kompetensi ini, seseorang yang bekerja di bidang SDM dapat lebih efektif dan efisien dalam menjalankan tugasnya.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

John Doe

Typically replies within a day

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
Tim dukungan pelanggan kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami!